Perbedaan Post dan Page Di WordPress

Bagi Kamu yang baru mempelajari mengenai WordPress, pasti tahu mengenai istilah Post dan Page. Tahukah Kamu mengenai perbedaan post dan page pada WordPress? Tenang, kita akan membahasnya pada artikel berikut ini secara lengkap!

Apa Itu Post?

Post adalah konten yang diupdate oleh pengelola web secara berkala. Dalam istilah lain, sebuah post adalah entri blog atau website yang masih tradisional. Sebuah website biasanya mempunyai jumlah post yang banyak. Artikel yang sedang Kamu baca ini merupakan sebuah post dari blog Neon.web.id.

Pada sebuah website, kontributor atau penulis yang membuat post bisa lebih dari 1 orang dan biasanya namanya tertera pada tiap postingan. Sebuah post pada WordPress mempunyai berbagai format seperti stKamur, video, suara, kutipan, dan sejenisnya.

Fungsi Post

Selanjutnya, apa sebenarnya fungsi dari post dalam sebuah website WordPress? Nah, berikut adalah fungsi dari sebuat post jika kita utarakan secara terperinci:

  • Untuk mengupdate konten website secara berkala
  • Sebagai konten pendukung niche atau topik sebuah bisnis agar meningkatkan traffic
  • Sebagai fitur yang bisa Kamu manfaatkan untuk kampanye content marketing
  • Tool untuk melakukan produksi konten yang memiliki tujuan untuk memperoleh social engagement
post WordPress memiliki pilihan format
post WordPress memiliki pilihan format

post WordPress memiliki pilihan format

Apa Itu Page?

Page adalah sebuah halaman yang sifatnya statis dalam sebuah website. Sebuah page atau laman adalah konten yang bersifat timeless atau tidak terikat pada waktu. Halaman atau konten satu ini juga tidak selalu dirombak atau diubah karena hal inilah bisa disebut sebagai halaman statis.

Seorang owner website biasanya memakai page WordPress untuk membuat halaman “About”, “Contact”, “Privacy Policy”, dan sejenisnya yang berkaitan dengan informasi penting perusahaan. Berbeda dengan post, ketika membuat page Kamu tidak akan menemukan opsi format untuk mengatur Page.

Page bersifat hirarkis, Kamu dapat menentukan atribut apa saja yang akan dimiliki oleh halaman statis tersebut. Apakah ia jadi halaman yang berdiri sendiri atau halaman anakan atau subpage dari halaman yang sudah ada.

Fungsi Page

Berikut beberapa fungsi page pada sebuah website WordPress.

  • Untuk membuat halaman statis untuk melengkapi sebuah website (contoh: About, Contact, dan sebagainya)
  • Tool untuk melakukan produksi konten yang tidak terikat waktu atau timeless
  • Dapat Kamu pakai untuk membuat home page serta  halaman khusus lainnya. Banyak tema WordPress yang memberi dukungan kustomisasi lanjutan pada sebuah page
page WordPress memiliki pilihan atribut
page WordPress memiliki pilihan atribut

Perbedaan Post dan Page pada WordPress

Ada beberapa perbedaan antara post dan page pada WordPress. Perbedaan tersebut dapat ditinjau dar beberapa aspek. Berikut ini adalah perbedaan post dan page pada WordPress:

Berdasarkan Timeline

Seluruh post pada website WordPress Kamu akan tampil secara kronologis, berurutan  mulai dari yang paling baru hingga paling lama. Waktu publikasi sebuah post (tanggal hingga jam) akan tercatat serta tampil pada post tersebut. Oleh sebab itu, sebuah post dapat kadaluarsa karena apabila terlalu lama informasinya bisa jadi sudah tidak relevan.

Page WordPress tidak menampilkan tanggal kapan dibuatnya. Konten yang berupa halaman statis akan terus relevan setiap waktu, meskipun begitu Kamu tetap dapat mengupdatenya jika dibutuhkan.

Page pada WordPress tidak akan tampil secara kronologis, Kamu harus mengarahkan pengunjung website ke halaman-halaman tersebut lewat navigasi berupa link. Kamu dapat memanfaatkan tautan pada menu atau pada lokasi lainnya.

Berdasarkan Kepemilikan

Secara default, pada website berbasis WordPress akan menampilkan nama akun kontributor atau penulis pada sebuah post. Jika post tersebut ditulis bukan oleh orang yang sama, maka nama yang tampil pun juga akan berbeda. Pengguna bisa menemukan arsip seluruh post dari masing-masing penulis atau kontributor.

Sementara pada page atau halaman statis WordPress tidak menampilkan akun atau pengguna mana yang membuat page tersebut. Ini juga berlaku apabila ada admin lainnya mengubah halaman tersebut serta memperbaharuinya, catatan perubahan tidak bisa tampil di halaman jika admin tidak menuliskannya secara manual.

Berdasarkan Pengaturan

Sebuah post dalam CMS WordPress memiliki beberapa pilihan format. Jika Kamu tidak mengubahnya, post akan memiliki format stKamur. Tetapi jika Kamu ingin membuat sebuah post baru yang berisi kutipan, Kamu dapat mengubahnya menjadi “Kutipan” atau “Quote”. Begitu pula dengan format lainnya yang Kamu inginkan.

Pada post, Kamu juga dapat memberikan kategori serta tKamu (tag) pada post. Hal ini akan memudahkan pengguna ketika mencari post yang saling berkaitan dalam sebuah website.

Sementara itu, sebuah page hanya dapat diatur hirarkinya. Kamu pun juga bisa melakukan pengaturan terhadap page apabila tema WordPress yang Kamu gunakan mendukung.

Berdasarkan Engagement

Perbedaan post dan page dalam WordPress berikutnya dilihat dari engagement yang bisa diperoleh. Salah satu tujuan post adalah sebagai konten untuk menarik social engagement, Kamu bisa menambahkan tombol share ke media sosial pada post WordPress Kamu.

Memang bukan tidak mungkin untuk menambahkan tombol share pada sebuah page, hanya saja halaman yang sifatnya statis biasanya tidak mempunyai keunikan untuk menarik orang lain membagikannya di akun media sosial mereka.

Berdasarkan Ketersediaan di RSS Feed

Ketika Kamu mempublish post baru di WordPress, ia akan langsung tersedia pada RSS Feed. Pembaca dapat melihat judul artikel baru yang masuk ke dalam RSS Feed tersebut tanpa perlu membuka website Kamu. Hal ini adalah teknologi yang biasanya tersedia pada fitur berlangganan terhadap update website melalui email.

Tidak seperti yang bisa langsung tampil di RSS Feed post, sebuah page tidak tersedia pada RSS Feed. Untuk melihat pembaruan sebuah page, pengunjung harus mencarinya di website lewat navigasi tertentu. Jika Kamu tidak memberikan navigasi yang mengarahkan ke page baru, maka akan sulit menemukan page tersebut. 

Penutup

Baik post ataupun page, keduanya adalah hal yang penting dalam sebuah website berbasis WordPress. Meskipun sebuah website bisa dibangun hanya dengan memakai beberapa page saja, tapi post mempunyai peran penting dalam hal marketing serta edukasi target audiens melalui konten.

Pemakaian post dan page yang tepat akan membuat situs WordPress Kamu menjadi terlihat profesional. Jika situs tersebut merupakan situs bisnis, pastinya akan berdampak baik bagi citra bisnis Kamu.