NEON WEB ID

Home » Panduan » Tutorial WordPress Pemula » Cara Mengubah Tema, Install Plugin dan Mengoptimasi Performa WordPress
Cara Ubah Tema WordPress

Cara Mengubah Tema, Install Plugin dan Mengoptimasi Performa WordPress

WordPress memang merupakan salah satu CMS yang paling banyak digunakan untuk membangun website. Kemudahan instalasi serta kustomisasinya menjadikannya jadi pilihan pemilik website.

Setelah kamu menginstall WordPress pada web hosting kamu kini saatnya kamu untuk mengubah tema, menambahkan plugin serta mengoptimasi performa website kamu. Yuk simak artikel ini terus untuk caranya!

Cara Pilih dan Mengubah Tema Website WordPress

Cara buat website WordPress tidak berhenti pada langkah instalasi saja. Kamu harus mempercantik tampilannya agar semakin menarik, enak dilihat dan berfungsi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan Website Kamu.

Apa pun tipe blog atau website yang Kamu pilih, semuanya membutuhkan layout serta tema. Misalnya untuk situs e commerce atau toko online, desain web yang dibutuhkan mungkin akan lebih kompleks daripada blog yang hanya berisi konten artikel dan gambar.

Nah, salah satu keunggulan dari WordPress adalah memiliki banyak sekali pilihan tema untuk berbagai jenis website dan kebutuhan pengguna.

Tema yang tersedia ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Beberapa tema WordPress yang tersedia gratis di antaranya adalah Zakra, Shapely, dan Flash.

Kamu dapat menjelajahi galeri tema WordPress kemudian memilih Tema yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Kamu.

Cara Ubah Tema WordPress
Cara Ubah Tema WordPress

Untuk memasang tema:

  1. Buka Dashboard WordPress lalu arahkan kursor ke tab Appearance
  2. Setelah itu Pilih Themes kemudian klik Add New
  3. Cari tema WordPress yang Kamu inginkan, kemudian arahkan kursor pada tema, lalu klik tombol Install.

Cara Install Plugin yang Diperlukan

Ketika membuat web dengan WordPress, Kamu juga harus memilih serta memasang plugin yang diperlukan agar WordPress Kamu optimal. WordPress mempunyai sejumlah plugin yang mendukung serta menyempurnakan fungsionalitas dari website Kamu, seperti kemampuan untuk menambahkan admin, perlindungan dan keamanan website, serta fungsionalitas lainnya.

Berikut beberapa contoh plugin WordPress yang biasanya dipasang:

  • WooCommerce– plugin ini digunakan untuk membuat web toko online. Ini adalah pilihan yang tepat bagi para pelaku bisnis online yang ingin menjual produk atau layanan mereka di website dengan basis WordPress.
  • Yoast SEO– ini merupakan plugin terbaik untuk Optimasi Mesin Pencari (SEO). Tulis dan posting konten berkualitas yang sudah teroptimasi untuk mesin pencari.
  • W3 Total Cache – dengan plugin ini ketika pengunjung membuka website Kamu untuk kesekian kalinya, mereka tidak perlu lagi menunggu. Website akan dimuat dengan cepat di browser pengunjung website Kamu.
  • Keyy Two Factor Authentication – plugin ini akan mengamankan serta melindungi website Kamu dari akses yang tidak diinginkan. Pemberitahuan konfirmasi akan dikirimkan melalui perangkat sekunder yang Kamu miliki.

Cara install plugin di WordPress:

  • Klik pada opsi Plugins yang dapat Kamu temukan di dashboard utama WordPress.
  • Klik tombol Add New yang ada di opsi lanjutan tombol Plugins.
  • Ketikan kata kunci atau nama plugin yang Kamu inginkan di kotak pencarian. Setelah Kamu menemukan plugin yang diinginkan klik tombol Install Now di samping plugin yang diinginkan. 
  • Jika Kamu sudah mengunduh atau mempunyai plugin di penyimpanan komputer Kamu, klik Upload Plugin di bagian kiri atas. Pilih Choose File untuk menambahkan plugin dari penyimpanan komputer Kamu, kemudian klik Install Now.
  • Untuk mengaktifkan plugin setelah proses pemasangan sukses, klik Activate Plugin.

Cara Optimasi Performa Website

Mudah, bukan, cara buat website WordPress? Langkah berikutnya yang harus Kamu lakukan adalah membangun audiens.

Dengan kata lain, buatlah website yang mampu menarik dan mendatangkan traffic/pengunjung. Untuk merealisasikannya, mulailah dengan mempromosikan website Kamu di platform media sosial serta menulis konten yang bagus secara rutin dan konsisten.

Install plugin Google Analytics untuk melacak perkembangan dari website WordPress Kamu.

Pantau status dan keadaan website serta kenali pembaca konten Kamu. Apabila sudah mengetahui bagaimana orang-orang mengakses dan menggunakan situs Kamu, traffic dapat ditingkatkan dengan mudah dan cepat.

Selalu pastikan website WordPress Kamu beserta tiap elemennya hadir dalam versi terbaru. Jangan sampai ketinggalan informasi pemeliharaan atau maintenance untuk tema dan plugin serta WordPress secara menyeluruh

.Dengan begitu, Kamu dapat mendapatkan performa website yang memuaskan, bug yang diperbaiki, fitur baru yang ditambahkan, serta peningkatan pada sistem keamanan.

Kesimpulan

Sekarang Kamu sudah tahu cara buat website di WordPress. Prosesnya tidaklah rumit. Meskipun memang ada banyak hal yang harus Kamu ketahui serta lakukan. Berikut ini adalah 7 langkah membuat website dengan WordPress yang kami rangkum untuk Kamu:

  • Tentukan jenis website dan niche (topik) – pilihlah niche, tentukan tujuan pembuatan website, serta tetapkan target audiens.
  • Buat nama domain – singkat, sederhana, serta mudah diingat audiens.
  • Pilih web hostingjuraganhosting menawarkan paket web hosting dengan harga yang sangat terjangkau.
  • Install WordPress – install WordPress melalui control panel yang sudah disediakan.
  • Pilih tema – sesuaikan tampilan website Kamu dengan konten yang dibuat. Pilih tema WordPress yang unik, menarik dan User Friendly.
  • Install plugin – sempurnakan fungsionalitas website  Kamu dengan penggunaan plugin WordPress.
  • Optimasi performa – gunakan tool misalnya Google Analytics untuk memonitoring performa website WordPress Kamu.

Kini saatnya membuat website dengan WordPress dan jadikan hari ini titik awal kesuksesan Kamu di dunia online!