Tips Memulai Bisnis dan Menjadikannya Besar

Punya usaha tapi susah berkembang? Atau kamu masih pemula banget dalam urusan bisnis berbisnis? Bagi kamu yang pemula dalam berbisnis setidaknya harus tau cara-cara bisnis yang benar, tersistem, dan visioner, bukan hanya soal untung dan rugi saja, ada banyak sekali faktor yang perlu diperhatikan agar usaha terus berkembang, membesar seperti kisahku saat memulai bisnis online tanpa modal. Sekrang, perhatikanlah point-point unutk membangun bisnis besar berikut ini, yang aku rangkum (dan aku tambah-tambahan sedikit dari pengalamanku) mungkin ada point yang terlewat.

Semua pengusaha, dibidang apapun, pasti menginginkan bisnisnya besar jika perlu menjadi raksasa di dunia, memiliki karyawan handal-handal dan perushaannya dapat bertahan hingga 8 keturunan bahkan lebih. Menurut Tung Desem Waringin seorang trainer bisnis, ada 7 point yang dapat membuat usaha menjadi besar, yang telah aku rangkumkan.

1. Strong Facilitate Leader
Bagi kamu yang baru memulai bisnis dan menginginkan punya karyawan atau anak buah namun anak buah sering kabur karena tidak betah cek apakah kamu sudah menjadi strong fasilitate leader yang benar? Seorang leader atau pemimpin tidak hanya memberikan tugas tapi juga memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan karyawaannya, memberikan reward ketika karyawan mencapai target, menjadi teman, membuat berbagai plan, berdiri paling depan ketika ada kesalahan yang dilakukan karyawannya dan mampu membuat iklim perusahaan yang nyaman.
Bagi kamu yang pernah beroganisasi pasti tidak asing dengan soal kepemimpinan sebab biasanya diorganisasi selalu diberikan materi kepemimpinan sebagai dasar beroganisasi, begitu juga dalam bisnis.

2. ‎Orang yang tepat
Mencari karyawan bukanlah sesuatu yang gampang dari sekian banyak orang yang membutuhkan perkerjaan mungkin hanya segelintir orang yang hanya memenuhi spesifaksi / standar kerja yang benar-benar kamu inginkan. Jadi sebelum mencari karyawan pastikan job atau pekerjaan apa yang benar-benar membutuhkan orang lain berikut minimum skill yang harus dimiliki. Jika tidak mumpuni maka keberadaan karyawan bukan mempercepat pekerjaan malah menjadi beban perusahaan.
Misal anda mencari sekretaris buatlah draft apa saja tugas sekretaris kemudian buat spesifikasi seperti :
– Usia 20-35 tahun
– bisa mengoprasikan komputer.
– ‎terbiasa dengan internet
– ‎tau dan bisa membuat surat-surat resmi.
– ‎tulisan tangan bagus.
– ‎mau belajar
– ‎siap bekerja dalam tekanan
– ‎dsb.

3. ‎Realistis dan Yakin
Banyak pelaku bisnis yang hanya tinggi dalam angan tapi tidak realistis, misalkan aku pingin bisnis bakso yang go internasional, mungkinkah terjadi? Mungkin, sangat mungkin, namun keinginan tersebut tidak didukung data, usaha, channel dan keyakinan yang kuat sama saja hanya sebuah mimpi kosong belaka. Sebab perjalanan bisnis tidak selalu seindah Sinetron yang kenal anak pengusaha, dapat modal terus pengusaha besar.

4. ‎Fokus
Terlepas dari angan-angan pelaku bisnis tak lepas dari godaan bisnis lain yang lebih hijau dari bisnisnya. Hal ini biasa bagi pelaku bisnis bagaimana tidak saat kita berjuang putar kanan putar kiri jungkir balik cuma dapat 200.000 begitu lihat teman hanya duduk diam tau tau dapat 200jt. Well manusiawi tapi perlu diketahui ini hanyalah godaan yang berujung pada hancurnya bisnis sendiri dan menjebak pelaku bisnis pada perulangan tanpa ujung, sebab sering berakhir pada bisnis sendiri gagal, bisnis baru belum menghasilkan, saat bisnis baru belum menghasilkan nemu bisnis baru yang keliatan lebih menghasilkan, pindah bisnis lagi, hancur lagi, dan mulai lagi terus begitu. Jadi fokuslah pada bisnis yang sedang kamu geluti.

5. ‎Disiplin
Disiplin adalah point yang tidak boleh tertinggal, disiplin bukan soal waktu, tapi juga soal berfikir cerdas, maksudnya adalah mempertimbangkan banyak hal sebelum bertindak dan menghasilkan metode tercepat dan terjangkau untuk mencapai target.

Misalkan kamu sedang mencari karywan benar-benar pastikan kamu butuh karyawan, pekerjaan dan spesifikasi apa yang dibutuh, berapa gaji yang bisa dibayarkan, media mana saja yang akan digunakan untuk mencari mereka hingga soal income naik/bisnis yang meluas setelah menambah karyawan.

6. ‎Menggunakan Teknologi sebagai Senjata
Di jaman now hampir semua perusahaan sudah memiliki teknologi yang kekinian entah website, mailist, ios/android apps atau teknologi lain seperti komputer, wifi, metal detector, 4D, VR, dll namun sudahkah kamu menggunakan teknologi sebagai salah satu senjata yang bisa menunjang kegiatan bisnismu dan membuat bisnismu menjadi terdepat dari para kompetitor? Tidak harus teknologi terbaru tapi gunakanlah teknologi yang benar-benar dibutuhkan perusahaanmu. Misalnya Aku menggunakan teknologi wifi, proyektor untuk usaha baksoku lalu aku tambah beberapa media sosial untuk kegitan promosi.

7. ‎Target Mulia
Mengejar keuntungan besar adalah manusiawi dan sesuai dengan prinsip ekonomi, namun ambilah sebuah target mulia dalam bisnis yang kamu jalani, sebab dengan misi-misi mulia dalam bisnis yang dijalani secara tidak langsung dapat memberikan semangat yang tidak biasa yang membuatmu tetap menjalankan bisnis meskipun cuma dapat 200rb saja.

“akhirat dapat, dunia mengikuti”.

Sekian rangkuman dari point-point dalam membesarkan bisnis, semoga bermanfaat.

Leave a Reply